Menara Miring Pisa, Menara Lonceng Katedral

Menara Miring Pisa, Menara Lonceng Katedral

May 12, 2021 Off By mariana

Menara Miring Pisa, Menara Lonceng Katedral – Menara Miring Pisa, Menara Lonceng Katedral – Menara Pisa ( Italia: torre pendente di Pisa) ataupun cuma Tower Pisa( torre di Pisa[‘Torre di’pi?za; Pisa]) merupakan campanile ataupun tower tower bel, dari basilika kota Italia Pisa, yang diketahui di semua bumi sepanjang nyaris 4 bagian langsing, hasil nya tidak normal yayasan.

Menara Miring Pisa, Menara Lonceng Katedral

massamarittima – Tower ini terdapat di balik Basilika Pisa serta ialah bentuk tertua ketiga di Alun- alun Basilika kota( Piazza del Duomo), sehabis basilika serta Pembaptisan Pisa.

Dikutip dari wikipedia, Ketinggian tower merupakan 55, 86 m( 183, 27 kaki) dari dataran tanah di bagian yang kecil serta 56, 67 m( 185, 93 kaki) di bagian yang besar. Luas bilik di dasarnya merupakan 2, 44 meter( 8 kaki 0, 06 inci).

Bobotnya diperkirakan menggapai 14. 500 metrik ton(16.000 ton pendek). Tower ini mempunyai 296 ataupun 294 anak tangga; lantai 7 mempunyai 2 anak tangga yang lebih sedikit di tangga yang mengarah ke utara.

Tower mulai miring sepanjang arsitektur pada era ke- 12, sebab tanah lunak yang tidak bisa menopang berat bentuk dengan bagus, serta terus menjadi memburuk dengan penanganan arsitektur pada era ke- 14. Pada tahun 1990, kemiringan sudah menggapai 5 1/ 2 bagian. Bentuk itu distabilkan oleh profesi koreksi antara 1993 serta 2001, yang kurangi kemiringan jadi 3, 97 bagian.

Baca juga : The Forum Romanum Wisata Dengan Pemandangan ke Timur Laut Dari Atas Portico Dii Consentes

Arsitek

Terdapat polemik mengenai bukti diri asli dari arsitek Tower Miring Pisa. Sepanjang bertahun- tahun, konsep itu diatribusikan pada Guglielmo serta Bonanno Pisano, seseorang artis populer dari era ke- 12 di Pisa, yang populer dengan pengecoran perunggunya, spesialnya di Pisa Duomo.

Pisano meninggalkan Pisa pada 1185 ke Monreale, Sisilia, cuma buat kembali serta mati di kota asalnya. Sebagian gips bertuliskan namanya ditemui di kaki tower pada tahun 1820, namun ini bisa jadi terpaut dengan pintu perunggu di bagian depan basilika yang dihancurkan pada tahun 1595.

Suatu riset tahun 2001 kelihatannya membuktikan Diotisalviadalah arsitek asli, sebab durasi arsitektur serta kecocokan dengan buatan Diotisalvi yang lain, paling utama tower bel San Nicola serta Baptistery, keduanya di Pisa.

Konstruksi

Pembangunan tower terjalin dalam 3 langkah sepanjang 199 tahun. Pada bertepatan pada 5 Januari 1172, Donna Berta di Bernardo, seseorang janda serta penunggu rumah dellOpera di Santa Maria, memberikan 6 puluh Soldi pada Opera Campanilis petrarum Sancte Marie.

Duit itu setelah itu dipakai buat membeli sebagian batu yang sedang jadi dasar tower bel. Pada bertepatan pada 9 Agustus 1173, alas tower diletakkan. Profesi di lantai dasar dari campanile pualam putih diawali pada 14 Agustus di tahun yang serupa sepanjang rentang waktu keberhasilan serta kelimpahan tentara.

Lantai dasar ini merupakan arcade tunanetra yang diartikulasikan oleh kolom tukar cincin dengan bunda kota Korintus klasik. Hampir 4 era kemudianGiorgio Vasarimenulis:” Guglielmo, bagi apa yang dibilang, pada tahun 1174, bersama- sama dengan pematung Bonanno, menaruh dasar- dasar tower bel basilika di Pisa”.

Tower mulai karam sehabis arsitektur bertumbuh ke lantai 2 pada tahun 1178. Ini sebab alas cuma 3 m, dipasang di susunan tanah yang lemas serta tidak normal, konsep yang cacat semenjak dini.

Arsitektur setelah itu dihentikan sepanjang nyaris satu era, sebab Republik Pisa nyaris selalu ikut serta dalam pertempuran dengan Genoa, Lucca, serta Florence. Ini membagikan durasi untuk tanah di bawahnya buat mengendap. Jika tidak, tower itu nyaris tentu hendak tumbang. Pada 27 Desember 1233, pekerja Benenato, putra Gerardo Bottici, memantau perkembangan pembangunan tower.

Pada bertepatan pada 23 Februari 1260, Guido Speziale, putra Giovanni Pisano, tersaring buat memantau pembangunan tower itu. Pada 12 April 1264, pakar gedung Giovanni di Simone, arsitek Camposanto, serta 23 pekerja berangkat ke pegunungan dekat Pisa buat memotong pualam.

Batu yang dipotong diserahkan pada Rainaldo Speziale, pekerja St. Francesco. Pada 1272, arsitektur dilanjutkan di dasar Di Simone. Dalam usaha buat mengimbangi kemiringan itu, para insinyur membuat lantai atas dengan satu bagian lebih besar dari yang lain. Sebab itu, tower itu membengkok. Pembangunan dihentikan lagi pada 1284 kala Pisans dikalahkan oleh Genoa dalam Pertempuran Meloria.

Lantai ketujuh berakhir dibentuk pada tahun 1319. Ruang bel kesimpulannya ditambahkan pada tahun 1372. Dibentuk oleh Tommaso di Andrea Pisano, yang sukses memadankan bagian Gotik tower bel dengan style Romawi tower. Terdapat 7 bel, satu buat tiap not dari tangga bunyi nada utama. Yang terbanyak dipasang pada tahun 1655.

Sejarah

Antara tahun 1589 serta 1592, Galileo Galilei, yang bermukim di Pisa pada dikala itu, dibilang sudah menjatuhkan 2 bola bedil pekatu bermassa berlainan dari tower buat membuktikan kalau kecekatan turunnya tidak terkait pada massanya, cocok dengan hukum jatuh leluasa.

Pangkal penting buat ini merupakan memoar Racconto istorico della vita di Galileo Galilei( Memo Asal usul Kehidupan Galileo Galilei), yang ditulis oleh anak didik serta sekretaris Galileo Vincenzo Viviani pada 1654, namun cuma diterbitkan pada 1717, lama sehabis kepergiannya.

Sepanjang Perang Bumi II, Kawan berprasangka kalau Jerman memakai tower itu selaku pos observasi. Leon Weckstein, seseorang sersan Angkatan Bumi AS yang dikirim buat mengonfirmasi kehadiran gerombolan Jerman di tower, terkesan dengan keelokan basilika serta energi dukungnya, serta dengan begitu menahan diri buat tidak menginstruksikan serbuan artileri, menghindarkannya dari kebangkrutan.

Bermacam usaha sudah dicoba buat memperbaiki tower ke arah lurus ataupun paling tidak menjaganya supaya tidak tumbang. Beberapa besar usaha ini kandas; sebagian memperparah kemiringannya. Pada 27 Februari 1964, penguasa Italia memohon dorongan buat menghindari supaya tower tidak tumbang.

Tetapi, dikira berarti buat menjaga kemiringan dikala ini, sebab kedudukan bagian ini dalam mengiklankan pabrik pariwisata Pisa. Mulai tahun 1993, 870 ton timbangan timbal ditambahkan, yang sedikit meluruskan tower.

Tower serta basilika orang sebelah, tempat pembaptisan, serta penguburan tercantum dalam Web Peninggalan Bumi UNESCO Piazza del Duomo, yang dideklarasikan pada tahun 1987.

Tower ini ditutup buat biasa pada 7 Januari 1990, sehabis lebih dari 2 dasawarsa riset pemantapan serta dipicu oleh runtuhnya Civic Menara of Pavia pada tahun 1989. Lonceng dilepas buat kurangi bobot, serta kabel diikat di dekat tingkatan ketiga serta berhenti sebagian dupa m jauhnya.

Kondominium serta rumah di rute tower yang berpotensi ambruk dikosongkan buat keamanan. Tata cara yang diseleksi buat menghindari runtuhnya tower merupakan dengan sedikit kurangi kemiringannya ke ujung yang lebih nyaman dengan melenyapkan tanah 38 m kubik(1.342 kaki kubik) dari dasar akhir yang ditinggikan.

Kemiringan tower menurun 45 sentimeter(17,7 inci), kembali ke letaknya pada tahun 1838. Sehabis satu dasawarsa usaha reka ulang serta pemantapan korektif, tower dibuka kembali buat biasa pada 15 Desember 2001, serta diklaim normal paling tidak sepanjang 300 tahun. Dengan cara keseluruhan, 70 metrik ton( 77 ton pendek) tanah sudah dihilangkan.

Baca juga : Museum Great North Museum: Hancock Review Dan Melihat Sejarhnya

Sehabis tahap( 1990–2001) penguatan sistemis, tower sudah menempuh restorasi dataran berangsur- angsur buat membenarkan kehancuran yang nampak, mayoritas korosi serta penghitaman. Ini paling utama nampak sebab umur tower serta paparannya kepada angin serta hujan.

Pada Mei 2008, para insinyur memublikasikan kalau tower sudah distabilkan sedemikian muka alhasil menyudahi beranjak buat awal kalinya dalam sejarahnya. Mereka melaporkan kalau itu hendak normal paling tidak sepanjang 200 tahun.

Paling tidak 4 guncangan alam kokoh menyerang area itu semenjak 1280, namun Tower yang kelihatannya rentan itu aman. Sebabnya tidak dimengerti hingga segerombol periset yang terdiri dari 16 insinyur menyelidiki.

Periset merumuskan kalau Tower sanggup menahan fibrasi sebab interaksi energik tanah- struktur( DSSI): ketinggian serta kekakuan Tower, bersama dengan kelembutan tanah pondasi, pengaruhi karakter fibrasi bentuk sedemikian muka.

Alhasil Tower tidak beresonansi dengan aksi tanah guncangan. Tanah lunak yang serupa yang menimbulkan miring serta bawa Tower ke ambang yang kehancuran membantunya bertahan.